PPHUI Gagas Festival Film Pendek Bertema Perburuhan
  • Berita
  • 06/08/2026
  • 19

PPHUI Gagas Festival Film Pendek Bertema Perburuhan

Jakarta, 6 Agustus 2026 – SALAH satu cara mendokumentasikan aspirasi pekerja adalah melalui karya film pendek. Berangkat dari gagasan tersebut, Yayasan Pusat Perfilman H. Usmar Ismail (PPHUI) menggagas penyelenggaraan festival film pendek bertema perburuhan yang terinspirasi dari semangat May Day atau Hari Buruh Internasional.


Gagasan tersebut disampaikan dalam audiensi PPHUI  ke kantor  Lembaga Sensor Film Republik Indonesia (LSF RI) di Jakarta, Kamis (6/8/2026). Film-film pendek yang akan ditampilkan mengangkat berbagai isu dan aspirasi pekerja. Melalui karya tersebut, aspirasi yang disampaikan diharapkan tidak berhenti sebagai isu sesaat, tetapi dapat terdokumentasi dan menjangkau masyarakat lebih luas.


"Kami ingin memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi melalui film pendek. Harapannya, aspirasi tersebut tidak hanya berhenti di jalan, tetapi juga dapat terdokumentasi dan menjangkau lebih banyak orang," ujar Direktur Utama Yayasan Pusat Perfilman H. Usmar Ismail (PPHUI), Sonny Pudjisasino.


Ketua LSF RI, Naswardi menyambut baik gagasan tersebut. Ia menilai festival ini dapat menjadi ruang kolaborasi yang sejalan dengan upaya LSF dalam memperkuat literasi perfilman. Karena itu, LSF membuka peluang untuk mendukung penyelenggaraannya melalui penyensoran, literasi perfilman, serta sosialisasi Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri (GNBSM).


Ke depan, PPHUI dan LSF RI akan melanjutkan pembahasan kerja sama dalam penyelenggaraan festival film pendek bertema perburuhan. Festival tersebut dirancang sebagai wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi melalui karya audiovisual yang mengangkat berbagai isu dan aspirasi pekerja. (Michelle Pangaribuan/Tin)