Perkenalkan Tathya Citra & Yantra Citra, Aplikasi Pemantauan LSF
Jakarta, 28 Oktober 2026 — LEMBAGA Sensor Film Republik Indonesia (LSF-RI) terus melakukan penyempurnaan sistem pemantauan melalui Tathya Citra yang merupakan perangkat perekam tayangan televisi dan Yantra Citra sebagai aplikasi pelaporan hasil pemantauan yang didukung perangkat lunak NX Witness yang dapat diakses melalui NX Cloud.
Kehadirannya memungkinkan tenaga sensor beralih dari penggunaan Google Drive sebagai sarana pelaporan menuju aplikasi khusus yang telah dikembangkan dan disempurnakan sesuai kebutuhan pemantauan. Dukungan sistem berbasis cloud ini memungkinkan TS mengakses tayangan dan rekaman pemantauan dari berbagai lokasi selama tersedia koneksi internet yang memadai.
Keberadaan kedua alat penunjang itu, seperti dikatakan Ketua Komisi II LSF Ervan Ismail dalam sosialisasi penggunaanya di Jakarta, Rabu (28/10/2026), untuk mendukung tugas-tugas LSF-RI dalam melakukan pemantauan hasil penyensoran sesuai dengan amanah UU No 33 Tahun 2009 tentang perfilman. Hasilnya akan menjadi bahan evaluasi untuk menyusun regulasi sanksi yang saat ini sedang diajukan ke DPR-RI. “Alat pemantauan ini akan menjadikan data lebih akurat dan terukur,” ungkapnya.
Ketua Subkomisi Pemantauan LSF-RI Erlan Basri menambahkan, proses pengisian laporan diharapkan menjadi lebih praktis, terarah, dan spesifik. Sesuai dengan kemajuan teknologi digital agar berjalan beriringan dengan meningkatnya jumlah film dan serial yang beredar di masyarakat. Sehingga, tidak lagi harus mengandalkan metode konvensional dalam menonton dan mencatat hasil pemantauan film.
Dalam kegiatan itu juga dibahas kendala-kendala yang selama ini dihadapi tenaga sensor dalam pemantauan. Mulai dari perbedaan tayangan antarplatform jaringan teknologi informatika (JTI), keterlambatan laporan, status tugas yang berwarna merah, hingga ketidaksesuaian antara surat tanda lulus sensor (STLS) dengan subjudul. (Cynthia Eka Anggraeni/Tin)