LSF Gelar Rapat Pleno Perdana 2026
  • Berita
  • 07/01/2026
  • 57

LSF Gelar Rapat Pleno Perdana 2026

Jakarta – PERGANTIAN tahun menjadi salah satu yang menentukan dalam program kerja Lembaga Sensor Film Republik Indonesia (LSF RI). Mengingat ada hal-hal yang harus direncanakan untuk program kerja maupun kelanjutan dari program sebelumnya.


Untuk itu, anggota LSF menggelar rapat pleno awal tahun di Jakarta, Selasa (6/11/2025),  untuk membahas evaluasi kinerja dan persiapan program kerja 2026.


Di antaranya, seperti dikatakan Ketua LSF Naswardi, membahas finalisasi Laporan Kinerja 2025 yang akan segera dilaporkan ke Presiden RI melalui Menteri Kebudayaan Fadli Zon.


Selain juga membahas keberlanjutan program kerja 2026, seperti pengembangan aplikasi Sistem Administrasi Sensor Berbasis Elektronik (e-SiAS) dan aplikasi pemantauan.


“Juga merampungkan naskah akademik rancangan undang-undang (RUU) tentang perubahan ketiga atas Undang-undang No 33 tahun 2009 tentang Perfilman serta penyelesaian kajian AI (artificial intelligent) untuk penyensoran,” papar Naswardi.


Melalui pembahasan di awal tahun ini, diharapkan mampu menyempurnakan pelaksanaan program kerja 2026. “Sehingga bisa mendorong program kerja 2026 berjalan lebih terstruktur dan berdampak bagi publik,” jelasnya. (Nuz)