LSF & Organisasi Mahasiswa Sepakat Pentingnya Literasi Film
  • Berita
  • 29/07/2026
  • 22

LSF & Organisasi Mahasiswa Sepakat Pentingnya Literasi Film

Jakarta, 29 Juli 2026 – SEBAGAI sebuah organisasi mahasiswa ekstra kampus, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) kerap menggelar edukasi kepada masyarakat dan mengampanyekan memilih tontonan secara bijak. “Kegiatan pemutaran film yang selama ini kami lakukan memiliki potensi untuk menjadi media sosialisasi yang efektif bagi masyarakat, khususnya generasi muda,” ungkap Sekretaris Bidang Media dan Komunikasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IMM Irfani Maulana saat menggelar audiensi ke Kantor Lembaga Sensor Film Republik Indonesia (LSF RI), Jakarta, Rabu (29/7/2026).


Pada kesempatan ini, DPP IMM juga menyampaikan keprihatinan terhadap maraknya film yang dinilai kurang layak dikonsumsi masyarakat. Untuk itu, seperti dikatakan Irfani, pihaknya mendorong kolaborasi dengan LSF RI melalui program sosialisasi Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri (GNBSM)


Ketua LSF RI Naswardi menyambut baik inisiatif DPP IMM untuk menjalin kerja sama karena semakin banyak berkolaborasi dan bersinergi maka akan semakin mudah upaya meningkatkan literasi film kepada masyarakat. “Mahasiswa memiliki potensi besar untuk berpartisipasi dalam pengembangan industri kreatif dan ekosistem perfilman nasional,” ungkapnya.


 Sementara Ketua Subkomisi Penyensoran LSF RI Hadi Artomo mengingatkan pentingnya Surat Tanda Lulus Sensor (STLS) bagi setiap karya film yang dipertunjukkan kepada masyarakat. “Itu bagian dari prosedur penting agar karya yang diproduksi memiliki legalitas dan perlindungan hukum,” jelasnya. (Kristanti Nerisa/Tal)