Ini Industri Penyiaran dengan Materi Sensor Terbanyak
  • Berita
  • 22/04/2026
  • 23

Ini Industri Penyiaran dengan Materi Sensor Terbanyak

Jakarta, 22 April 2026 – SEPANJANG tahun 2025, Lembaga Sensor Film Republik Indonesia (LSF RI) telah memproses sebanyak 4.998 materi sensor dari antv. Kondisi ini membuatnya menjadi televisi nasional dengan materi sensor terbanyak di tahun lalu.


Hal ini terungkap saat LSF melakukan kunjungan dalam rangka sosialisasi terkait perubahan standar pelayanan penyensoran film dan iklan film di antv, Jakarta, Rabu (22/4/2026). Sehingga, dalam kesempatan itu, LSF sekaligus menyerahkan piagam  penghargaan atas pencapaian tersebut.


Ketua LSF Naswardi menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin baik selama ini antara lembaga yang dipimpinnya dengan lembaga penyiaran dalam proses penyensoran nasional. Selain juga juga memaparkan sejumlah pembaruan yang sedang dipersiapkan, khususnya integrasi sistem perizinan dengan Kementerian Kebudayaan melalui satu platform digital terpadu.


“Sistem ini ditargetkan beroperasi pada Mei 2025 dan diharapkan mampu menyederhanakan proses layanan bagi pelaku industri. Dengan sistem tersebut, pelaku industri cukup mengisi data satu kali untuk keperluan perizinan sekaligus penyensoran,” papar Naswardi.


Direktur Pemrograman dan Komunikasi antv Kiki Zulkarnain mengapresiasi penghargaan yang diberikan oleh LSF, seraya memaparkan kondisi yang terjadi di dunia pertelevisian saat ini. Dia mengakui, program yang ada di tempatnya, saat ini masih didominasi konten impor, utamanya film India. “Karena lebih efisien dibandingkan produksi lokal dengan kualitas yang sama,” jelasnya.


Sebagai upaya menyeimbangkan konten impor dengan upaya merawat warisan budaya, pihaknya, lanjut Kiki, juga aktif menayangkan film-film klasik Indonesia. “Kami juga menayangkan sekitar 23 judul film klasik Indonesia untuk memperkenalkan kembali konten lokal kepada generasi muda,” imbuhnya. (Rosalinda/Nuz)