Di Padang, LSF Tegaskan Peran Individu Jaga Tontonan
  • Berita
  • 25/06/2026
  • 19

Di Padang, LSF Tegaskan Peran Individu Jaga Tontonan

Padang, 25 Juni 2026 --- SEBUAH nota kesepahaman ditandatangani antara Lembaga Sensor Film Republik Indonesia (LSF RI) dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol, Padang, Sumatera Barat, Kamis (25/7/2026). Dimaksudkan untuk menjalin kerja sama yang saling mendukung dan membawa dampak positif antara LSF dengan institusi pendidikan.


Sebagai bagian dari kegiatan LSF Goes to Campus yang merupakan sosialisasi Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri (GNBSM) dengan 500 orang peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa. Di mana dalam pesannya, Ketua LSF RI Naswardi menyatakan pentingnya pergeseran paradigma dari pengawasan pasif menuju sensor mandiri. “Di era digital, LSF tidak lagi bisa menjadi satu-satunya penjaga gerbang yang menyaring setiap tontonan di gawai masyarakat. Tanggung jawab kini bergeser ke jemari masing-masing individu, terutama generasi muda, “ ungkapnya.


Penggolongan usia film, seperti dikatakan Ketua Subkomisi Sosialisasi LSF Titin Setiawati, selayaknya diketahui oleh masyarakat dan menjadi pertimbangan masyarakat dalam memilih film yang akan ditonton. ”Dengan mengikuti penggolongan usia yang telah ditetapkan oleh LSF, film yang akan ditonton akan menjadi film yang sesuai dengan penonton dan memiliki kontribusi positif sesuai dengan tingkat kedewasaan penonton,” jelasnya.


Sementara anggota Subkomisi Dialog LSF Widayat S Noeswa menyebut, dalam fungsi penyensoran, LSF selalu mengedepankan prinsip dialog supaya perfilman Indonesia menjadi industri yang kuat, “LSF selalu mengedepankan prinsip dialog kepada semua pemangku kepentingan dalam idustri perfilman supaya menjadi industry yang kuat dan mampu bersaing dengan film-film asing,” tegasnya.


Kegiatan ini juga didukung oleh produsen film Jangan Buang Ibu yang akan rilis dan ditayangkan di bioskop pada hari yang sama. Menghadirkan penulis Saskia Chadwick, yang membagikan pengalaman sejak mengawali karier di bidang perfilman hingga saat syuting film tersebut. (Nuz)