Takkan Kubiarkan Kau Menangis
Dika (Ari Irham) bercita-cita menjadi musisi. Namun ibunya, Dini (Shanty) sebagai single parent sangat mengkhawatirkan masa depan Dika sebagai musisi. Di tengah himpitan ekonomi dan dibayangi trauma masa lalu, Dini bekerja keras untuk menghidupi dirinya dan Dika. Namun bagi Dika, pengorbanan dan proteksi ibunya, itu membuatnya merasa terkekang dan kehilangan kasih ibu. Suatu ketika, Dika pun nekat mencari jalan menjadi musisi dan berharap ia bisa pulang dengan kemenangan dan tak lagi merasa asing di rumahnya.
Dalam debutnya sebagai sutradara film layar lebar, produser Ferly Halim menggaet Ade Govinda sebagai music director. Ia juga berkolaborasi dengan Kiesha Alvaro, sebagai penyanyi Original Soundtrack. Ari Irham sebagai pemeran utama awalnya mengaku kesulitan pada saat rekaman. Ia harus menyanyikan lagu-lagu Sheila On 7 yang dinyanyikan Duta, dengan range vokal yang di luar jangkauan nadanya. Setelah mengikuti workshop musik intensif selama dua bulan, akhirnya ia mahir menguasai teknik grip gantung alias Barre Chords atau Power Chords. LSF mengklasifikasikan film tentang pencarian jati diri ini untuk penonton usia 13 tahun ke atas. (adl)