Rencana Besar Untuk Mati Dengan Tenang
Encek (Ferry Salim), duda Tionghoa berusia 76 tahun, merasa hidupnya sudah terlalu lama. Ia ingin mati dengan damai. Untuk mewujudkannya, ia mengumpulkan anak-anaknya yaitu putri sulung (Olivia Irawan Chen), putra kedua (Arianto), dan putra bungsunya (Ivan Pramono), guna memersiapkan perjamuan makan terakhirnya. Untuk menyusun menunya ia dibantu Chef (Rocky Gerung). Namun, momen perpisahan tersebut jberubah penuh ketegangan saat rahasia keluarga, trauma masa lalu, dan luka antargenerasi kembali terungkap ke permukaan.
Film dengan judul internasional My Own Last Supper ini sukses menembus kompetisi utama Golden Goblet Awards di Shanghai International Film Festival (SIFF) 2026. Film ini langsung mencuri perhatian kritikus global dan memborong 7 nominasi sekaligus, termasuk Best Feature Film, Best Director, Best Screenplay, dan Best Actor untuk penampilan memukau Ferry Salim. Pencapaian ini memerkuat posisi rumah produksi Matta Cinema, yang baru didirikan, dalam melahirkan karya-karya berbobot dengan isu sensitif. LSF mengklasifikasikan film ini untuk penonton usia 13 tahun ke atas. (arr)