PEREMPUAN PEMBAWA HARAPAN
Safira (Salsabila Zahra) mengabdikan hidupnya sebagai bidan di sebuah desa pesisir yang terpencil. Bertugas di Puskesmas Pembantu (Pustu), ia tak pernah ragu mendatangi rumah-rumah warga demi memberikan pertolongan. Namun, di balik dedikasinya, Safira justru harus menghadapi kenyataan pahit di dalam rumah tangganya sendiri, akibat tindakan kekerasan (KDRT) suaminya, Junaedi (Gibran Martin).
Diangkat dari kisah nyata, film ini memerlihatkan bahwa pengabdian sering kali menuntut pengorbanan yang tak terlihat. Ditulis dan disutradarai M. Yusuf, film ini diproduksi bersama Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN RI) dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI). Film Perempuan Pembawa Harapan yang mengandung nilai edukatif tentang hak atas layanan kesehatan di wilayah terpencil, ini oleh LSF diklasifikasikan untuk penonton usia 13 tahun ke atas. (gir)