Pemikat Jiwa
Jay (Fajar Nugra), seorang penjual ayam di pasar, diam-diam mencintai Wulan (Givina). Ia nekat menggunakan pelet dan ajian “pemikat jiwa” untuk merebut hati Wulan dari tunangannya Damar (Erdin Werdrayana). Ritual itu berhasil membuat Wulan jatuh cinta secara tidak wajar sehingga Jay yang awalnya merasa bahagia karena peletnya berhasil, berubah mendapat teror. Wulan jadi tergila-gila dan kehilangan kendali atas dirinya, yang memicu obsesi berbahaya. Jay menyadari peletnya bukan sekadar ilmu pemikat, melainkan ikatan gaib yang mengikat jiwa Wulan dan mengancam nyawanya. Sementara setiap upaya untuk melepaskannya justru membawa konsekuensi yang semakin mengerikan.
Sutradara Dom Dharmo, yang dikenal berkat karya-karya horor dan thriller-nya, menggabungkan horor supranatural dan psikologis untuk mengangkat tema obsesi, cinta, dan penguasaan jiwa. Proses pengembangan film ini berawal dari ide cerita Nugro Agung yang terinspirasi fenomena pelet dan kepercayaan mistis di masyarakat. LSF mengklasifikasikan film ini untuk penonton usia 17 tahun ke atas. Bijaklah memilah dan memilih film sesuai klasifikasi usia. (aza)