HOPE
Hopo Port adalah desa pelabuhan terpencil di dekat kawasan perbatasan Korea Selatan. Kehidupan warga yang tenang mendadak berubah menjadi teror mengerikan saat makhluk asing misterius muncul di tengah bencana kebakaran hutan yang memutuskan jalur komunikasi desa. Kepala pos polisi Bum-seok (Hwang Jung-min) bersama petugas muda Sung-ae (Hoyeon) harus berjuang mati-matian dengan memanfaatkan peralatan seadanya untuk memandu warga yang terjebak di tengah kekacauan. Sementara pemuda lokal Sung-ki (Zo In-sung) memberanikan diri memimpin pemburu desa masuk ke dalam hutan untuk melacak makhluk tersebut. Situasi kian mencekam ketika perburuan itu berbalik menjadi aksi bertahan hidup dari incaran makhluk-makhluk misterius itu.
Terpilih dalam seleksi Festival Film Cannes pada Mei 2026, Hope menjadi film Korea Selatan yang kembali memerebutkan Palme d’Or, setelah film Decision to Leave (Park Chan-wook, 2022). Dengan anggaran produksi sekitar Rp 700 miliar, Hope menjadi film dengan biaya termahal dalam sejarah perfilman Korea Selatan. Film ini juga memecahkan rekor opening day dengan penjualan 333 ribu tiket pada hari pertama dan menembus angka 2 juta penonton hanya dalam waktu lima hari. Performa impresif tersebut sukses menyita perhatian dunia. Terbukti dari keberhasilannya dalam penjualan hak tayang film ke lebih dari 200 negara. LSF mengklasifikasikan film Hope ini untuk penonton usia 13 tahun ke atas. (arr)