Gak Ada Matinya
Binsar (Oki Rengga) tengah menghadapi masalah keuangan. Ia menunggak cicilan rumah dan kehilangan pekerjaan. Di tengah situasi itu, ayahnya (Mathias Muchus), sosok yang selama ini dibencinya, dikabarkan meninggal dunia di rumah sakit. Ayahnya memiliki polis asuransi jiwa dengan nilai pertanggungan besar yang dapat menyelamatkan kondisi keuangannya. Namun, dalam perjalanan menuju rumah duka, ayahnya yang terbaring di mobil jenazah mendadak hidup kembali. Kejadian itu membuat Binsar terjebak dalam dilema. Ia berharap ayahnya tetap hidup atau mendapatkan uang asuransi untuk mengatasi kesulitan ekonominya. Di tengah kekacauan tersebut, muncul sosok yang berkaitan dengan rahasia masa lalu sang ayah, membuka persoalan yang selama ini tersembunyi di dalam keluarga mereka.
Film ini melibatkan Muhadkly Acho sebagai produser, yang sebelumnya dikenal sebagai sutradara film Agak Laen (2024). Film Gak Ada Matinya juga memertemukan kembali Acho dengan sejumlah pemain Agak Laen, termasuk Oki Rengga. Membawa premis tidak biasa tentang asuransi jiwa dan ayah yang hidup kembali setelah mati suri, film ini menawarkan konflik keluarga melalui situasi komedi yang menghibur. LSF mengklasifikasikan film ini untuk penonton usia 13 tahun ke atas. (poc)