EMPAT MUSIM PERTIWI (FOUR SEASONS IN JAVA)
Setelah 20 tahun, Pertiwi (Putri Marino) kembali ke kampung halamannya. Kepulangannya ke desa tidak hanya mendapat penolakan warga, bahkan dari keluarganya sendiri. Warga desa bernama Bisma (Arya Saloka), Mak Ira (Christine Hakim), dan Niken (Hana Malasan), secara langsung maupun tidak, hidupnya berubah setelah kepulangan Pertiwi. Pertiwi yang baru keluar dari penjara harus menghadapi trauma masa lalu melalui “empat musim” dalam hidupya untuk kembali sembuh.
Empat Musim Pertiwi (Four Seasons in Java) merupakan kolaborasi ketiga sutradara Kamila Andini dengan produser sekaligus suaminya, Ifa Isfansyah, dengan rumah produksi Forka Films. Kamila adalah salah seorang sineas perempuan berpengaruh di Indonesia. Ia dikenal lewat karya-karyanya yang kuat mengangkat isu sosial dalam perspektif perempuan, di antaranya: Before, Now & Then (2022), dan Yuni (2021). Film Empat Musim Pertiwi yang mengangkat isu pelecehan seksual, trauma, dan ketimpangan sosial, ini oleh LSF diklasifikasikan untuk penonton usia17 tahun ke atas. Bijaklah memilah dan memilih film sesuai klasifikasi usia. (mil)