Dua Nafas
Anto (Auzan Noh Karepesina), harus meninggalkan kehidupannya di Jakarta setelah sang ibu, Wati (Adelia Rasya) menitipkannya kepada neneknya, Mariyam (Aty Cancer), di sebuah desa terpencil. Terbiasa hidup dengan pelbagai fasilitas modern, Anto sulit beradaptasi dengan kehidupan desa yang sederhana. Ia merasa asing dengan lingkungan barunya dan sulit menerima perubahan besar dalam hidupnya. Pada saat yang sama, Anto juga mulai menyadari besarnya kasih sayang Mariyam yang tanpa lelah merawat dan membesarkannya, meski hidup dalam segala keterbatasan.
Film ini mengandung kisah emosional hubungan antara nenek dan cucunya yang penuh perjuangan, pengorbanan, serta kasih sayang. Alur ceritanya mengangkat potret kehidupan sehari-hari yang menyentuh hati. LSF mengklasifikasikan film Dua Nafas ini untuk penonton usia Semua Umur. (ahm)