AUTOPSY : Dead Body Can Talk
Hastry (Masayu Anastasia), dokter forensik yang berpegang pada sains dan fakta, berusaha mengungkap kebenaran melalui jejak-jejak kematian. Namun, di balik setiap tubuh yang diperiksanya, ia kerap menemukan firasat dan petunjuk yang tak dapat dijelaskan oleh logika. Di tengah kasus-kasus misterius, kemampuan tersebut memertaruhkan integritas, keyakinan, kehidupan keluarga, serta kredibilitasnya di hadapan para penyidik. Ketika fakta tak selalu mengarah pada kebenaran, Hastry harus membuktikan bahwa sains dan nurani dapat berjalan berdampingan demi menghadirkan keadilan bagi mereka yang telah dibungkam kematian.
Sutradara Ozan Ruz memerkenalkan filmnya ke publik secara resmi pada akhir November 2025 di Gedung Bakti Dharma Waspada STIK Polri, Jakarta Selatan. Tayangan itu langsung menarik perhatian media nasional, karena merupakan biopic pertama yang mengangkat kisah nyata perjalanan karier pakar forensik Indonesia, Brigjen Pol. Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti. Pendekatan risetnya yang mendalam, dan menghadirkan adegan forensik secara otentik, sekaligus menjadi ajang pembuktian bagi Ozan Ruz setelah sebelumnya menyutradarai film musikal anak Bus Om Bebek (2022). LSF mengklasifikasikan film ini untuk penonton usia 17 tahun ke atas. Bijaklah memilah dan memilih film sesuai klasifikasi usia. (arr)