Anak- anak Bambu
Karena bisnis properti Netta (Ayushita Nugraha) bangkrut, ia dan suaminya Nino (Irgi Fahrezi) harus kembali ke kampung. Di desanya, ayah Nino, Abah (Abah Jatnika), adalah pemilik Rumah Bambu Abah, panti asuhan sederhana yang menampung 50 anak yatim piatu. Kedatangan Netta dan Nino membawa kebahagiaan baru bagi penghuni panti. Namun, ketenangan panti tersebut terusik ketika muncul masalah keluarga besar yang rumit. Demi menyelesaikan konflik internal tersebut, maka Rumah Bambu Abah harus dijual. Anak-anak panti pun berupaya memertahankan panti di kawasan sejuk dan strategis itu.
Karya perdana rumah produksi Theana Pictrures ini merupakan kerja sama dengan Limelight Pictures. Produser aktris senior Elma Theana pun menggandeng sutradara Dyan Sunu Prastowo. Dibintangi pasangan Fairuz A. Rafiq dan Sonny Septian, film ini juga merupakan debut sang anak King Faaz sebagai cameo. Sebelum rilis resmi, film ini ditayangkan perdana terbatas di 12 kota di Indonesia. Film Anak-anak Bambu yang menggambarkan tentang keluarga yang tidak selalu didefinisikan dengan hubungan darah, ini oleh LSF diklasifikasikan untuk penonton Semua Umur. (ibn)